FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONDISI KULIT SETIAP ORANG

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda, dan setiap kulit juga memiliki respon yang berbeda-beda ke setiap produk perawatan kulit. Selain itu, setiap orang juga memiliki tahapan maupun produk perawatan kulit yang berbeda-beda, yang apabila dikombinasikan juga akan memberikan interaksi dan hasil yang berbeda juga. Berikut merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan respon terhadap produk perawatan kulit:

1. Skincare: Apa yang kita gunakan langsung kekulit pasti mempengaruhi kondisi kulit kita. Kita sebaiknya memilih skincare yang tepat dan disesuaikan dengan jenis serta masalah kulit yang kita miliki. Selalu check ingredients pada skincare yang digunakan untuk meminimalkan resiko potensi iritasi atau alergi pada kulit.

2. Makanan: Ada istilah yang menyebutkan “Beauty comes from the inside”. Apa yang kita konsumsi akan mempengaruhi kondisi kulit kita. Kulit mencerminkan kondisi kesehatan secara umum serta kondisi penuaan. Kaitan antara nutrisi dan pengaruhnya pada kulit selalu menjadi topik yang menarik bagi para ilmuwan dan dokter selama berabad-abad di seluruh dunia. Vitamin, carotenoid, tocoferol, flavonoid dan berbagai ekstrak tumbuhan memiliki sifat anti-oksidan yang kuat dan telah banyak digunakan dalam industri perawatan kulit baik diaplikasikan secara topical maupun oral untuk membuat kulit awet muda.

3. Lingkungan:Lingkungan dikategorikan sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi penuaan. Lingkungan dengan tingkat polusi yang tinggi bisa mempercepat penuaan lho. Ayo, kita jaga lingkungan untuk meminimalkan polusi supaya kulit awet muda.hehehe

4. Genetik:Ada penelitian yang mengaitkan antara genetik dan penuaan. Pada penelitian tersebut disebutkan bahwa orang Kaukasia memiliki kerutan dan kulit kendur lebih awal dan lebih banyak. Dalam sebuah penelitian, wanita Cina memiliki kerutan di area sekitar mata yang jauh lebih parah dibandingkan dengan wanita Jepang. Sedangkan wanita Thailand memiliki kerutan di bagian bawah wajah mereka dibandingkan dengan wanita Cina.

5. Kondisi emosional:Korelasi antara stres dan kondisi kulit telah didokumentasikan sejak zaman kuno. Pengamatan klinis baru-baru ini, juga menghubungkan kondisi stress dengan timbulnya atau memburuknya berbagai penyakit kulit.

6. Aktifitas fisik:Rutin olahraga, tidur yang cukup, dan tidak merokok membuat  kulit terlihat lebih segar dan juga bisa membantu memperlambat penuaan.

Referensi:
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3583889/
https://www.apa.org/monitor/2015/02/cover-skin

#kulitsehat

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *